
LiteSpeed Cache ( LSCache ) adalah plugin peningkat performa untuk WordPress, plugin ini hanya dapat terpasang di Hosting yang menggunakan LiteSpeed Enterprise with LSCache license sebagai Web Servernya. Banyak kelebihan yang didapatkan dengan memasang Plugin ini ke WordPress anda, salah satunya adalah object cache menggunakan Redis Cache yang tersedia di Cloud Hosting Kenceng Solusindo.
Apa itu Redis ?
Redis ( Remote Dictionary Server ) merupakan database yang menggunakan memory sebagai media penyimpanan. Salah satu kelebihan redis adalah key-value database yang dapat menyimpan dan memanipulasi data yang high-level. Data ini seperti struktur data fundamental yang biasa dikenal para Developer. Performa yang sangat-luar biasa cepat, kesederhanaan dan manipulasi yang dimiliki Redis cocok untuk memecahkan masalah lambat akses database relasional tradisional.
Mengaktifkan Redis Cache di WordPress
Anda harus memasang dan mengaktifkan plugin LiteSpeed Cache di wordpress
Aktifkan Cache pada plugin LiteSpeed Cache, pilih Toggle Enable dan Klik Save Changes

Masuk pada mode Advance View

Masuk ke Control Panel cPanel

Pilih menu Redis Manager

Pilih menu Enable / Disable Caching

Aktifkan Redis Service dengna memilih Toggle Caching Status ke Enabled dan klik Submit, tunggu 1 – 5 Menit

Copy Bind IP, Bind Port dan Auth Key

Bergeser pada tab Advance, pada Object Cache pilih On lalu isi Method : Redis, host = Bind IP, port = Bind Port, Password = Auth Key

Bergeser ke bawah, aktifkan Browser Cache geser Toggle ke On dan Check Advanced Cache lalu klik Save Changes.

LiteSpeed Cache dengan Redis Caching telah diaktifkan.
